Aktifitas untuk anakku

December 25, 2011 No Comments »
Aktifitas untuk anakku

Jika anda pernah mengamati saat anak-anak bermain di lantai, anda tahu bahwa mereka aktif dan sangat suka menjelajah.  Seiring pertambahan usianya maka jenis dan jumlah kegiatannya pun beragam.  Tapi, di satu sisi, orang tua khawatir akan kebebasan menjelajah anak.  Sebagai orang tua memang perlu melakukan pembatasan bila keaktifannya mengancam keselamatannya.

Keuntungan anak aktif :

  • Membantu membentuk otot dan tulang yang kuat.
  • Mengontrol berat tubuh sehingga terhindar dari obesitas.
  • Menurunkan resiko terkena Diabetes Mellitus tipe 2 pada anak
  • Meningkatkan kenyamanan tidur.  Biasanya setelah aktif bergerak, anak akan lelah dan cepat tidur dengan kuantitas serta kualitas tidur yang baik.
  • Menanamkan pengertian bahwa kegiatan fisik baik untuk tubuh si kecil.
  • kemampuan belajar meningkat karena suplai oksigen ke otak meningkat dan anak tidak gampang sakit.
  • Meningkatkan rasa percaya diri pada anak karena mampu melakukan kegiatan fisik dengan baik.

Hal-hal apa saja yang memotivasi anak-anak?

  1. Pilih aktivitas yang sesuai dengan usianya.  Jika salah pilih maka anak bisa mengalami bosan dan frustasi.
  2. Berikan kesempatan pada anak untuk aktif : anak-anak membutuhkan orang tua dalam hal penyediaan fasilitas dan tempat yang menunjang aktivitas mereka.
  3. Ciptakan selalu suasana yang menyenangkan  agar mereka menikmati kegitan yang sedang dilakukan.
  4. Beri pjian setiap kali dia berhasil melakukan aktivitas tersebut seingga membuatnya ingi mengulangi kembali atau mencoba yang lain.

Aktivitas apa yang cocok untuk usianya?

  1. Prasekolah : membutuhkan permainan dan latihan yang membantu mengembangkan kemampuan motoriknya, seperti menendang atau melempar bola, bermain tali, melompat dengan satu kaki, bermain sepeda atau berlalri sambil melewati rintangan.  Perlu diingat bahwa anak usia ini belum memahami peraturan yang rumit dan terkadang tidak memperhatikan petunjuk yang diberikan.  Pengawasan yang ekstra ketat sangat diperlukan.
  2. Usia sekolah : anak pada usia ini cenderung lebih senang manghabiskan waktu dengan menonton tv dan bermain games komputer.  Tantangan bagi orang tua memilihkan aktivitas fisik yang dapat dinikmatii oleh mereka.  Aktivitas yang tepat di usia ini yaitu mulai dari permainan olahraga tradisonal seperti bermain pingpong dan bola basket sampai berkemah, hiking,  dan kegiatan lapangan lainnya.  Pada usia ini, anak sudah dapat mempelajari kemampuan dasar dan peraturan yang sederhana, hanya beberapa yang dapat menjadi atletik.  Semakin meningkat usia, perbedaan kemampuan dan kepribadian anak mulai terlihat.  Seiring dengan kemampuan, melihat tingkat ketertarikan dan komitmen anak penting dalam menentukan aktivitas yang tepat untuknya.  Padatnya aktivitas yang kelak akan dijalani jangan sampai menghilangkan waktu bermain untuknya.
  3. Remaja : aktivitas yang bisa dipilihnya lebih beragam mulai dari kegiatan olahraga di sekolah (basket) sampai ketertarikan jenis olahraga tertentu (yoga atau skateboarding).  Remaja sudah dapat merencanakan aktivitas fisik dengan penuh tanggung jawab dan komitmen.

Leave A Response

 

Predefined Skins

BG Color

Nav Menu Font

Titles font

Content font