Komunikasi anda – bayi 1-3 bulan

December 14, 2011 No Comments »
Komunikasi anda – bayi 1-3 bulan

Inilah momen yang berkesan bagi orang tua.  Bayi menunjukkan kemajuan yang pesat dimana dia mengenali anda sebagai orangtuanya, tertawa dan tersenyum spontan.  Kepribadiannya pun mulai terlihat, dia menjadi lebih aktif dan peka terhadap lingkungan keluarga.

Bagaimana bayi berkomunikasi di usia ini?

Tangisan bayi masih menjadi komunikasi utama dalam kehidupannya.  Bayi akan menanggapi suara anda dengan tenang, tersenyum atau sangat gembira sambil menggerakkan tangan dan kakinya.  Bayi akan lebih sering tersenyum pada orang tuanya.  Tapi tidak terhadap orang asing yang jarang ditemui kecuali bila bayi digoda.  Bila di usia 2  bulan bayi hanya mengeluarkan suara seperti “oh-oh”, “ah-ah”, “eh-eh”, maka di usia ini suara nya lebih bervariasi dengan memunculkan mimik wajah yang lebih menarik.

Apa yang harus anda lakukan?

Tingkatkan frekuensi berbicara dengannya, membacakan cerita, menyanyi, babbling (babba, mamma, pappa, tatta) dalam suasana yang menyenangkan.  Tanggapi dengan antusias pula suara dan senyumannya.  Jelaskan padanya apa yang sedang dilihat/dikerjakannya atau anda kerjakan.  Bahkan bila perlu perkenalkan nama-nama benda yang sering ditemui sehari-hari.  Dengan mendengarkan anda maka bayi belajar pentingnya berbicara sebelum dia memahami kosa kata atau mengulangi perkataan.

Tirukan setiap suara yang keluar dari mulutnya dan ulangi hingga suara berikutnya.  Saat bayi “berbicara” jangan memotong atau memalingkan wajah darinya.  Tunjukkan betapa anda tertarik maka dengan begitu dia akan belajar mempercayai anda.

Di usia ini bayi lebih merespon suara wanita karena berkaitan dengan makanan dan kenyamanan seperti yang dia dapatkan dari ibunya.

Terkadang bayi juga tidak “mood” untuk berbicara atau bersuara.  Hal ini terlihat bila dia memalingkan wajah dari anda, mengantuk, dan terlihat tidak antusias.  Bila tanda ini sudah muncul maka biarkan bayi beristirahat sejenak atau gendong dia.

Bila suatu ketika bayi anda terus menangis meski semua kebutuhannya telah terpenuhi, jangan risau, mungkin dia hanya lelah,  have gastric distress, atau bayi kelebihan energi sehingga dikeluarkan dengan cara menangis.  Hal ini umum terjadi pada bayi di usia ini, terutama pada sore dan atau malam hari.  Hal yang dapat anda lakukan hanya menggendongnya, mendendangkan/memperdengarkan  lagu lembut, atau mengajaknya berkeliling ruangan di dalam rumah.

 

 

Related Posts

Leave A Response

 

Predefined Skins

BG Color

Nav Menu Font

Titles font

Content font